Minggu, 22 September 2019

Sunday, 22 Sept 19
22:27

Ada banyak pertanyaan di benak saya terhadap Anda.
Tentang bagaimana kita yang saling mengisi kemudian saling menangisi.
Tentang bagaimana tangan Anda begitu tega melepaskan saya,
namun hati Anda begitu teguh memegang saya.
Saya tau, itu.
Tidak mudah bagi Anda untuk mengaku;
Tidak mudah pula bagi kita untuk menyatu.

Saya.





Rabu, 18 September 2019

Thursday, September 19/19
02:18


Hai,
Pukul berapa-pun Anda membaca unggahan ini,
saya harap Anda sedang dalam keadaan yang baik-baik saja.

Jadi begini,
singkatnya saya ingin mengucapkan
terima kasih kepada Anda.
Saya tau,
setelah ini Anda tentu akan menerka-nerka,
dalam rangka apa untaian kata,
serta ungkapan terima kasih ini saya tuliskan
dan tujukan.

Alasan saya tidak akan logis bagi Anda;
Saya tau.
Hanya karena Anda-lah orang yang telah mengisi hari-hari saya
selama beberapa tahun belakangan ini,
lalu saya mengucapkan terima kasih kepada Anda?

Tidak.
Sebenarnya tidak sesederhana itu.
Ucapan terima kasih saya adalah untuk mengungkapkan
betapa beruntungnya saya memiliki dan dimiliki Anda.

Betapa beruntungnya saya memiliki orang
yang mampu memahami diri ini,
bahkan lebih dari diri saya sendiri.
Betapa bahagianya saya menghabiskan
detik demi detik sisa hidup saya bersama Anda.

***

Anda;
adalah hadiah dari Tuhan yang paling bagus.
Anda;
adalah oasis di tengah gurun hidup saya yang tandus.
Anda;
adalah hela yang membuat saya merasa bahwa bahagia itu harus.
Anda;
adalah alasan yang membuat saya ingin hidup terus-menerus.

***

Sekian,
Segitu saja kiranya ucapan terima kasih dari saya.
Takut saya terlihat berlebihan di mata anda,
sebab saya selalu ingin menjadi juara
atas hidup Anda.

Maaf,
Untuk kesekian kalinya;
saya egois.

Terakhir,
saya hanya ingin memberi Anda sebuah penawaran.
Sebenarnya saya takut akan jawaban anda,
tapi saya beranikan diri saja.

Begini,
Mau tidak,
Anda hidup dan menua bersama saya?



Saya,

Senin, 26 Februari 2018

Cinta Ribuan Pilu

Demi waktu yang tak akan berhenti berputar,
kusampaikan pengakuan atas cinta yang sesungguhnya tiada berdosa. 
Atas rindu yang liar dan semakin hari semakin menggila,
Atas hati yang sesungguhnya tiada pernah menyuarakan rasanya,
Atas benci sebagai tameng akan rasa cinta yang sesungguhnya,
Atas segalanya..
Kukatakan…
Aku benci jatuh hati terhadapmu,
Aku benci harus membenci dirimu,
Beri tau bagaimana aku harus mengatakannya?
Kau pun takkan mengerti apa-apa.
Bersamamu seolah hancur,
Tanpamu pun lebur.
Melupakanmu adalah siksa,
Menantimu layaknya derita.
Lihatlah..
Betapa sia-sianya pengorbanan yang sungguh tiada tara,
Betapa kecewanya waktu terhadap jutaan detik yang terbuang, 
hanya untuk saling melupakan?
Kini jarak pun tak mau lagi akur
Terlampau curam jurang terbentang di antara kita.
Bisakah kau jelaskan padaku,
Rasa siapa yang lebih dulu mengabur?
Siapa yang lebih dulu beranjak mundur?

Kumohon, beri satu kepastian perihal kapan kau akan jawab segala gundahku?
Butuh berapa banyak waktu?
Seribu musim ?
Atau lebih dari itu.
Temui saja aku jika kau sudah mampu.
Mampu tuk hapus ribuan pilu dan rindu
yang kau ciptakan sendiri dengan tanganmu.


Minggu, 18 Juni 2017

Anda dan Malam



Anda dan malam;
Dua hal yang selalu kudamba
Dua hal yang selalu kupuja
Dua hal yang selalu kucinta

Anda dan malam bersisian
Jika ditanya mana yang lebih istimewa
Keduanya sama saja
Karena malam punya cerita tentang Anda,
tentang Kita.

Tapi jika ditanya perihal mana yang paling indah,
Jawabannya hanya satu;
Anda.

Sebab malamku akan biasa saja,
Tanpa Anda.
Karena gelapnya malam akan selalu benderang
Dengan kehadiran Anda.

Kamis, 06 April 2017

Geleparmu

Kita adalah kertas putih
Bertuliskan cinta kasih
Dibalut ribuan mimpi
Terhalau akan janji-janji

Kau bagiku adalah ombak
Geleparmu yang tak kunjung membosankan
Membuatku tiba-tiba ingin berlayar,
Namun aku lupa
Geleparmu bisa saja mematikan.

Rabu, 05 April 2017

Tentang Pergimu

Aku ingin jujur pada dirimu
Tentang rasa yang mengusik ruang kalbuku
Aku ingin hentikan waktu
Tuk sekedar beritahu
Rasa ini telah berhasil melukaiku

Jelaskan jika kau mampu
Mengapa kau datang tawarkan rindu ?
Mengapa hadir hapus lukaku ?
Jika pada akhirnya kau tak pernah mampu,
Berjanji untuk selalu ada disampingku


Dewi A

Minggu, 26 Februari 2017

Goresan Malam

Bilamana hidup adalah langkah.
Kuikuti kemana ia pergi walau kutau jalannya takkan mudah.
Sekalipun nanti terjatuh, aku yakin mampu bangkit walau luka telah menganga mengharap kesudahan.
Aku takkan lelah, meskipun nanti sepasang kakiku tak lagi dapat berjalan beriringan.
Aku takkan kalah, walau ribuan duri di depan sana kokoh menghadang.
Walau sang terang enggan lagi benderang.
Aku akan terus melangkah dengan keyakinan, mengantongi restu sang Kuasa dan doa ibunda tercinta.
Semoga.