Demi waktu yang tak akan berhenti berputar,
kusampaikan pengakuan atas cinta yang sesungguhnya tiada berdosa.
Atas rindu
yang liar dan semakin hari semakin menggila,
Atas hati yang sesungguhnya tiada
pernah menyuarakan rasanya,
Atas benci sebagai tameng akan rasa cinta yang
sesungguhnya,
Atas segalanya..
Kukatakan…
Aku benci jatuh hati terhadapmu,
Aku benci harus membenci dirimu,
Beri tau bagaimana aku harus mengatakannya?
Kau pun takkan mengerti apa-apa.
Bersamamu seolah hancur,
Tanpamu pun lebur.
Melupakanmu adalah siksa,
Menantimu layaknya derita.
Lihatlah..
Betapa sia-sianya pengorbanan yang sungguh
tiada tara,
Betapa kecewanya waktu terhadap jutaan detik
yang terbuang,
hanya untuk saling melupakan?
hanya untuk saling melupakan?
Kini jarak pun tak mau lagi akur
Terlampau curam jurang terbentang di antara
kita.
Bisakah kau jelaskan padaku,
Rasa siapa yang lebih dulu mengabur?
Siapa yang lebih dulu beranjak mundur?
Kumohon, beri satu kepastian perihal kapan
kau akan jawab segala gundahku?
Butuh berapa banyak waktu?
Seribu musim ?
Atau lebih dari itu.
Temui saja aku jika kau sudah mampu.
Mampu tuk hapus ribuan pilu dan rindu
yang kau ciptakan sendiri dengan tanganmu.
Kegalauan yg sangat dramatis
BalasHapusSudah galau dramatis pula wkwk
HapusSudah galau dramatis pula wkwk
Hapusamazing shaaay,love this one pokoknya.. btw jgn lupa juga mampir di blog aku yah :)
BalasHapusSiap, terima kasih banyak!
Hapus